
Channelindo.com, TOMOHON – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tomohon beredar isu politik identitas agama.
Munculnya narasi seolah-olah bahwa Kota Tomohon hanyalah milik satu golongan agama mendapat tanggapan dari Pasangan Calon (Paslon) nomor urut dua Wenny Lumentut dan Michael Mait.
Keduanya sangat menyayangkan adanya sejumlah oknum yang mulai memainkan isu agama di Pilkada ini. Menurut paslon nomor dua ini, agama harus dijadikan landasan dalam berpolitik bukan sebaliknya.
“Sangat disayangkan ada sejumlah oknum mulai memainkan isu agama jelang pilkada Kota Tomohon. Agama dan politik jangan dicampuradukkan demi kepentingan kelompok atau perseorangan.” Ujar keduanya.
Padahal, kata keduanya, di kota ini, semua aliran agama baik Kristen Protestan, Kristen Katolik, Islam, Budha dan Hindu, telah lama hidup berdampingan secara damai, dan saling membutuhkan satu dengan lainnya.
WLMM menghimbau para pendukung untuk tidak terpancing dengan ulah para oknum, yang niatnya hanya ingin mengkultuskan pada satu golongan saja.
“Saya dan Penatua Michael Mait berharap seluruh pendukung dan simpatisan WLMM agar tetap sabar dan tidak terpancing dengan semua isu-isu agama yang mulai dimainkan untuk menjatuhkan WLMM,” tukas Wenny.
Kepada seluruh masyarakat Kota Tomohon, WLMM juga meminta agar bisa dengan arif dan bijaksana menyaring semua isu negatif yang hendak memecah belah kerukunan antar umat beragama.
“Mari tetap jaga Pilkada ini tetap damai dan harmonis, agar siapapun yang dipercaya rakyat untuk menjadi pemimpin di Kota Tomohon ini, merekalah yang terbaik, suara rakyat adalah suara Tuhan,” pungkasnya. (JK)













