
Channelindo.com, MINAHASA – Adanya sejumlah proyek yang tidak selesai dikerjakan atau mangkrak sewaktu dipimpin oleh bupati sebelumnya dinilai membuat masyarakat Minahasa Tenggara (Mitra) mengalami kerugian
Hal tersebut disampaikan Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli (RK) saat menghadiri undangan syukuran Hari Ulang Tahun di sejumlah jemaat, Minggu 8/5/2025
Dirinya mengakui bahwa, adanya pekerjaan-pekerjaan yang tidak selesai pada periode lalu sangat merugikan masyarakat Kabupaten Mitra
“Akibat dari proyek yang tidak selesai dikerjakan ini akibatnya masyarakat yang rugi. Oleh sebab itu pekerjaan yang tidak dilanjutkan pada waktu lalu, akan kami lanjutkan. Karena, proyek yang mangkrak ini, sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” tutup Bupati Ronald Kandoli.
Pada di tahun 2022, 2023 hingga 2024 itu, kata Kandoli ada pekerjaan infrastruktur kesehatan dan jalan serta infrastruktur lainnya yang tidak selesai pekerjaannya.
“Dikepemimpinan lama di tahun 2022,2023 dan 2024 ini ada pembangunan Puskesmas di desa Esandom dan pasar di Malompar Kecamatan Tombatu timur yang telah ditinjau tidak selesai pekerjaannya. Selanjutnya ada juga pelebaran jalan dipusat kota Ratahan serta jalan penghubung Belang-Moreah. Jadi pembangunan yang tidak selesai ini, kami akan dilanjutkan.”pungkas Bupati RK.
Diketahui, dalam kesempatan tersebut Bupati Ronald Kandoli didampingi oleh istri tercinta Ny. Stefa Kandoli-Antou yang langsung menyerahkan bantuan untuk pembangunan gereja.
Penyerahan bantuan pembangunan gereja-gereja ini merupakan janji iman dari keluarga Kandoli-Antou. (JK)













