Channelindo.com, MANADO – Pemerintah Kabupaten Minahasa meraih penghargaan Paritrana Award dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Gubernur yang diterima langsung oleh Bupati Minahasa Robby Dondokambey S,Si (RD) saat mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang RPJMD) Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2025-2029 yang digelar di The Sentra Manado, Senin (30/6/2025).

Dalam hal ini Pemkab Minahasa berhasil meraih Harapan 2 Kategori Pemerintah Daerah, serta meraih prestasi melalui Desa Watulaney, Kecamatan Lembean Timur yang dinobatkan sebagai Desa Terbaik dalam kategori yang sama.
Diketahui bahwa Paritrana Award yang sudah dimulai sejak tahun 2017 ini merupakan penghargaan tahunan dari pemerintah yang diinisiasi Kementerian Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama BPJS Ketenagakerjaan, didukung Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Dalam Negeri.

Pemberian Paritrana Award merupakan apresiasi untuk mendorong terwujudnya cakupan keseluruhan (universal coverage) perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Salah satu indikator dalam penilaian Paritrana Award adalah tingginya kepedulian dan partisipasi aktif perusahaan dalam mendorong terciptanya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Bupati RD menambahkan, Atas nama pemerintah kabupaten minahasa sangat bangga atas raihan juara harapan 2 dalam Paritrana Award kategori Pemerintah Daerah. Prestasi ini merupakan buah kerja keras seluruh jajaran Pemkab Minahasa dalam memperkuat perlindungan sosial dan jaminan ketenagakerjaan bagi pekerja daerah. Ini bukan sekadar penghargaan, tapi bukti nyata bahwa Minahasa konsisten mendorong kepastian kesejahteraan bagi masyarakat.
“Selain itu, terpilihnya Desa Watulaney sebagai salah satu Desa Terbaik di Sulawesi Utara adalah wujud sinergi luar biasa antara pola tata kelola desa yang baik, partisipasi aktif warga, dan dukungan dari pemerintah kabupaten. Semoga capaian ini memacu desa-desa lain di Minahasa untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan publik.”

Lanjut dikatakan Bupati RD pentingnya forum Musrenbang RPJMD ini sebagai ajang menyerap masukan dari seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan arah pembangunan Provinsi Sulawesi Utara ke depan.
“RPJMD ini menjadi dokumen strategis untuk merancang pembangunan yang responsif, adaptif, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Kami mendorong kolaborasi dan integrasi lintas sektor agar pembangunan tidak hanya menyentuh angka, tapi benar-benar berdampak pada masyarakat, khususnya di Kabupaten Minahasa,” ungkap Bupati RD.
Kegiatan turut dilanjutkan dengan talkshow secara virtual via Zoom Meeting, menghadirkan narasumber Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si, serta Direktur Pembangunan Indonesia Timur, Ibu Ika Ratna Wulandari, S.T, M.Sc.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Provinsi Sulawesi Utara, para Bupati dan Walikota se-Sulut, Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sulut, Sekretaris TP-PKK Prov. Sulut Dr. Merry Mailangkay Kalolo, SH, MH, Kakanwil BPJS Ketenagakerjaan Sulut Ibu Mintje Watung, Plh. Sekprov Sulut, serta para Staf Khusus Gubernur, Tenaga Ahli, Plt. Ketua Sinode GMIM, tokoh agama dan tokoh masyarakat.













